Bitcoin Archives - Rambay.id https://rambay.id/tag/bitcoin/ Berita Gaul Masa Kini Wed, 17 Dec 2025 21:32:50 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9 https://rambay.id/wp-content/uploads/2025/12/Screenshot_2025-12-09_161243-removebg-preview-150x150.png Bitcoin Archives - Rambay.id https://rambay.id/tag/bitcoin/ 32 32 Rekomendasi Aplikasi Crypto Terbaik Legal dan Aman untuk Pemula https://rambay.id/rekomendasi-aplikasi-crypto-terbaik-legal-dan-aman-untuk-pemula/ Wed, 17 Dec 2025 21:32:48 +0000 https://rambay.id/?p=240 Inilah beberapa daftar aplikasi crypto terbaik legal dan aman terdaftar resmi OJK. fitur, biaya, dan tips investasi aset kripto bagi pemula

The post Rekomendasi Aplikasi Crypto Terbaik Legal dan Aman untuk Pemula appeared first on Rambay.id.

]]>
Rambay.id – Dunia investasi digital di Indonesia sedang mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Aset kripto (cryptocurrency) tidak lagi dipandang sebelah mata, melainkan telah menjadi salah satu instrumen investasi yang paling diminati oleh kaum milenial hingga investor institusi.

Namun, dengan tingginya minat tersebut, muncul pula risiko penipuan dan investasi bodong. Oleh karena itu, memilih aplikasi crypto yang tepat, legal, dan aman adalah langkah fundamental yang tidak boleh ditawar.

Banyak pengguna internet mencari informasi dengan kata kunci “terdaftar di OJK”. Perlu diluruskan bahwa secara regulasi di Indonesia saat ini, perdagangan aset kripto sebagai komoditas.

Berada di bawah pengawasan Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi), sementara OJK (Otoritas Jasa Keuangan) mengawasi aspek keuangannya secara makro.

Mengapa Memilih Aplikasi Crypto yang Legal Itu Penting?

Sebelum masuk ke daftar rekomendasi, penting untuk memahami mengapa legalitas adalah harga mati dalam dunia crypto.

  1. Perlindungan Investor: Aplikasi yang terdaftar di Bappebti wajib mematuhi aturan ketat, termasuk pemisahan dana nasabah (segregated account) dengan dana operasional perusahaan. Artinya, jika perusahaan bangkrut, dana Anda tetap aman.
  2. Transparansi Transaksi: Platform legal diawasi secara berkala. Segala bentuk manipulasi harga atau kecurangan sistem dapat dilacak dan ditindak hukum.
  3. Penyelesaian Sengketa: Jika terjadi masalah antara pengguna dan penyedia layanan, ada jalur hukum dan mediasi yang jelas melalui badan regulasi Indonesia.

Kriteria Memilih Aplikasi Crypto Terbaik

Tidak semua aplikasi legal memiliki kualitas layanan yang sama. Berikut adalah indikator yang harus Anda perhatikan sebelum mengunduh dan melakukan deposit:

  • Keamanan (Security): Apakah aplikasi memiliki fitur 2FA (Two-Factor Authentication), enkripsi data, dan asuransi aset?
  • Likuiditas: Semakin tinggi likuiditas, semakin mudah Anda menjual atau membeli aset di harga yang diinginkan tanpa slippage yang besar.
  • Biaya (Fees): Perhatikan biaya trading (jual/beli) dan biaya penarikan (withdrawal) ke rekening bank lokal.
  • Antarmuka (User Interface): Bagi pemula, tampilan yang sederhana (Lite Mode) sangat membantu. Bagi profesional, fitur charting yang lengkap sangat dibutuhkan.
  • Pilihan Koin: Semakin banyak pilihan aset kripto yang tersedia, semakin luas peluang diversifikasi portofolio Anda.

7 Rekomendasi Aplikasi Crypto Terbaik di Indonesia

Berikut adalah ulasan mendalam mengenai aplikasi crypto yang telah terbukti aman, legal, dan populer di kalangan investor Indonesia.

1. Pintu (PT Pintu Kemana Saja)

Aplikasi Pintu sangat populer di kalangan pemula karena antarmukanya yang sangat user-friendly dan minimalis. Pintu menghilangkan kerumitan grafik candlestick yang membingungkan bagi pengguna baru dan menggantinya dengan tampilan kartu yang simpel.

  • Fitur Unggulan:
    • Pintu Earn: Fitur di mana Anda bisa menyimpan aset kripto dan mendapatkan bunga per jam, mirip deposito namun fleksibel.
    • Pintu Academy: Pusat edukasi gratis untuk belajar tentang blockchain dan crypto.
    • Address Book: Memudahkan pengiriman crypto ke sesama pengguna Pintu tanpa biaya gas (gas fee).
  • Kelebihan: Sangat mudah digunakan, biaya transaksi transparan, minimum deposit rendah (mulai Rp11.000).
  • Kekurangan: Fitur trading untuk profesional (seperti limit order atau analisis teknikal mendalam) masih terbatas dibandingkan kompetitor.

2. Tokocrypto (PT Kripto Maksima Koin)

Tokocrypto adalah salah satu pemain besar di Indonesia yang mendapatkan dukungan kuat dari Binance, bursa crypto terbesar di dunia. Ini menjadikan Tokocrypto memiliki likuiditas yang sangat dalam dan variasi koin yang sangat banyak.

  • Fitur Unggulan:
    • TKO Token: Token utilitas asli Tokocrypto yang menawarkan diskon biaya trading jika Anda memilikinya.
    • Binance Cloud: Menggunakan teknologi keamanan dan likuiditas standar global dari Binance.
    • ETF Trading: Menyediakan fitur trading ETF untuk beberapa aset tertentu.
  • Kelebihan: Biaya transaksi salah satu yang termurah (0.1%), banyak event dan airdrop, likuiditas tinggi.
  • Kekurangan: Tampilan antarmuka mungkin sedikit membingungkan bagi yang benar-benar baru pertama kali mencoba trading.

3. Indodax (PT Indodax Nasional Indonesia)

Sebagai pelopor bursa crypto di Indonesia (sebelumnya bernama Bitcoin.co.id), Indodax memiliki basis pengguna terbesar dan sejarah terpanjang. Platform ini sangat mapan dengan komunitas yang besar.

  • Fitur Unggulan:
    • Market IDR & USDT: Menyediakan pasangan perdagangan (pairing) langsung dengan Rupiah yang sangat banyak.
    • Trading 24/7 CS: Layanan pelanggan yang responsif dan tersedia setiap saat.
    • Community Chat: Fitur chat room di dalam web untuk berdiskusi dengan trader lain.
  • Kelebihan: Sangat terpercaya karena rekam jejak yang lama, proses verifikasi cepat, banyak altcoin baru yang listing.
  • Kekurangan: Biaya penarikan dan biaya taker terkadang lebih tinggi dibanding kompetitor baru.

4. Reku (Sebelumnya Rekeningku)

Reku telah melakukan rebranding dan menawarkan pengalaman pengguna yang sangat bersih dan profesional. Mereka dikenal sebagai salah satu bursa yang paling patuh terhadap regulasi dan transparan.

  • Fitur Unggulan:
    • Lightning Mode: Fitur untuk pengguna yang ingin transaksi instan tanpa melihat order book.
    • Pro Mode: Tampilan grafik lengkap dengan indikator teknikal untuk trader berpengalaman.
    • Transparansi Audit: Reku sering mempublikasikan bukti audit dan solvabilitas mereka.
  • Kelebihan: Aplikasi ringan, biaya deposit/withdraw transparan, layanan CS (Live Chat) yang sangat responsif dan membantu.
  • Kekurangan: Pilihan koin mungkin tidak sebanyak Indodax atau Tokocrypto, namun koin-koin utama (Blue Chip) tersedia lengkap.

5. Pluang (PT Bumi Santosa Cemerlang)

Pluang adalah aplikasi investasi multi-asset. Tidak hanya crypto, di sini Anda juga bisa berinvestasi emas digital, indeks saham AS (S&P 500), dan reksa dana dalam satu aplikasi.

  • Fitur Unggulan:
    • All-in-One App: Kelola portofolio investasi yang beragam tanpa perlu pindah aplikasi.
    • Pocket: Fitur tabungan untuk tujuan keuangan tertentu.
  • Kelebihan: Sangat cocok untuk diversifikasi portofolio, terintegrasi dengan dompet digital seperti GoPay/Dana (tergantung mitra).
  • Kekurangan: Spread harga (selisih harga beli dan jual) terkadang sedikit lebih lebar dibanding exchange murni.

6. Ajaib Kripto

Setelah sukses dengan aplikasi saham, Ajaib meluncurkan Ajaib Kripto. Ini adalah pilihan tepat bagi mereka yang sudah terbiasa dengan ekosistem Ajaib.

  • Fitur Unggulan:
    • Kabar Ajaib: Berita terkini seputar pasar crypto yang dikurasi langsung di dalam aplikasi.
    • Simpel & Terintegrasi: UI/UX yang konsisten dengan aplikasi saham mereka.
  • Kelebihan: Promosi biaya trading yang sering diadakan, edukasi yang baik.
  • Kekurangan: Masih tergolong baru dibanding pemain lama, sehingga fitur-fitur canggih masih dalam pengembangan.

Cara Memulai Investasi di Aplikasi Crypto

Bagi Anda yang baru ingin terjun, jangan khawatir. Prosesnya kini sangat mudah dan sepenuhnya digital.

  1. Unduh dan Registrasi: Pilih salah satu aplikasi di atas, unduh dari Google Play Store atau App Store, dan daftarkan akun menggunakan email aktif.
  2. Verifikasi KYC (Know Your Customer): Ini adalah syarat wajib regulasi. Anda perlu mengunggah foto KTP dan melakukan foto selfie (liveness detection). Proses ini biasanya memakan waktu 15 menit hingga 24 jam.
  3. Deposit Rupiah: Setelah akun terverifikasi, lakukan deposit dana. Kebanyakan aplikasi mendukung transfer bank (Virtual Account) dan E-Wallet (OVO, Dana, ShopeePay, LinkAja).
  4. Beli Aset Pertama: Pilih aset kripto (misalnya Bitcoin atau Ethereum). Masukkan jumlah Rupiah yang ingin dibelikan, dan klik “Beli”.
  5. Simpan atau Trading: Anda bisa mendiamkan aset tersebut untuk investasi jangka panjang (HODL) atau menjualnya kembali saat harga naik.

Tips Aman Transaksi dan Menghindari Kerugian

Pasar crypto sangat volatil (harga naik-turun dengan cepat). Berikut tips untuk menjaga keamanan finansial Anda:

  • Gunakan Uang Dingin: Jangan pernah menggunakan uang kebutuhan sehari-hari, uang sekolah, atau dana darurat untuk membeli crypto. Gunakan uang yang Anda rela jika nilainya turun.
  • Aktifkan 2FA: Selalu aktifkan Google Authenticator atau verifikasi SMS pada akun aplikasi crypto Anda untuk mencegah peretas.
  • Waspada Phishing: Jangan pernah klik link mencurigakan yang mengatasnamakan aplikasi crypto. Pastikan Anda mengakses website atau aplikasi resmi.
  • Jangan Berikan OTP: Pihak aplikasi crypto tidak akan pernah meminta kode OTP atau password Anda. Jika ada yang meminta, itu pasti penipuan.
  • Lakukan DYOR (Do Your Own Research): Jangan membeli koin hanya karena “kata teman” atau tren di media sosial (FOMO). Pelajari fundamental proyek crypto tersebut.

Kesimpulan

Memilih aplikasi crypto yang tepat adalah langkah awal menuju kesuksesan investasi aset digital Anda. Dengan menggunakan aplikasi yang legal dan terdaftar di Bappebti, Anda mendapatkan jaminan keamanan dan kepatuhan hukum yang melindungi aset Anda.

Aplikasi seperti Pintu dan Pluang sangat cocok untuk pemula yang mengutamakan kemudahan, sementara Tokocrypto, Indodax, dan Reku menawarkan fitur lebih mendalam bagi mereka yang ingin serius dalam trading.

Ingatlah bahwa investasi crypto memiliki risiko tinggi (High Risk, High Return). Selalu bekali diri Anda dengan pengetahuan, gunakan uang dingin, dan disiplin dalam strategi investasi Anda.

Mulailah perjalanan investasi Anda hari ini dengan mengunduh aplikasi crypto resmi, dan jadilah bagian dari revolusi keuangan digital masa depan.

FAQ (Pertanyaan Umum)

Q: Apakah aplikasi crypto di Indonesia diawasi oleh OJK?

A: Secara spesifik, perdagangan aset kripto diawasi oleh Bappebti (Kementerian Perdagangan). OJK berperan dalam pengawasan institusi keuangan yang mungkin terhubung, namun regulasi bursa crypto ada di bawah Bappebti.

Q: Berapa modal minimal untuk mulai investasi crypto?

A: Sangat terjangkau. Beberapa aplikasi seperti Pintu atau Tokocrypto memungkinkan Anda membeli aset kripto mulai dari Rp10.000 hingga Rp50.000 saja.

Q: Apakah keuntungan investasi crypto kena pajak?

A: Ya. Sejak Mei 2022, transaksi aset kripto di exchange terdaftar di Indonesia dikenakan PPN (0,11%) dan PPh (0,1%). Pajak ini biasanya langsung dipotong otomatis oleh aplikasi saat Anda melakukan transaksi.

Q: Apa aplikasi crypto terbaik untuk pemula?

A: Untuk kemudahan penggunaan (UI/UX), Pintu dan Ajaib Kripto sering direkomendasikan bagi pemula karena tampilannya yang tidak mengintimidasi dan proses pembelian yang instan.

Q: Bisakah saya mencairkan crypto ke rekening bank kapan saja?

A: Ya, aplikasi crypto legal menyediakan fitur penarikan (withdraw) ke rekening bank lokal yang beroperasi 24/7, meskipun kecepatan transfer tergantung pada jaringan bank yang digunakan.

The post Rekomendasi Aplikasi Crypto Terbaik Legal dan Aman untuk Pemula appeared first on Rambay.id.

]]>
Cara Investasi Bitcoin untuk Pemula dengan Modal Kecil https://rambay.id/cara-investasi-bitcoin-untuk-pemula-dengan-modal-kecil/ Wed, 17 Dec 2025 13:30:13 +0000 https://rambay.id/?p=235 Ingin tahu cara investasi Bitcoin pemula dengan modal kecil? Mulai dari Rp10.000! strategi aman, dan rincian potensi bunga aset kripto di sini

The post Cara Investasi Bitcoin untuk Pemula dengan Modal Kecil appeared first on Rambay.id.

]]>
Rambay.id – Investasi aset kripto, khususnya Bitcoin (BTC), telah menjadi fenomena global yang mengubah cara pandang masyarakat terhadap uang. Dulu, banyak yang beranggapan bahwa untuk memiliki Bitcoin, seseorang harus menjadi miliarder atau ahli teknologi. Namun, kenyataannya kini jauh berbeda.

Siapa pun kini bisa memulai cara investasi Bitcoin dengan mudah, aman, dan yang terpenting: dengan modal yang sangat terjangkau. Jika Anda sering bertanya-tanya, “Apakah saya bisa membeli Bitcoin hanya dengan uang jajan?”,

Mengapa Bitcoin Menjadi Pilihan Investasi Populer?

Sebelum masuk ke teknis cara membelinya, penting untuk memahami mengapa orang berbondong-bondong membeli Bitcoin. Bitcoin sering disebut sebagai “Emas Digital”. Seperti emas, jumlah Bitcoin terbatas (hanya akan ada 21 juta koin di dunia). Keterbatasan suplai ini, dikombinasikan dengan permintaan yang terus meningkat, adalah faktor utama yang mendorong kenaikan harganya dalam jangka panjang.

Bagi pemula, Bitcoin menawarkan:

  • Desentralisasi: Tidak diatur oleh bank sentral mana pun.
  • Likuiditas Tinggi: Mudah dicairkan ke dalam Rupiah kapan saja, 24/7.
  • Potensi Keuntungan Tinggi: Meski fluktuatif, tren jangka panjang Bitcoin menunjukkan pertumbuhan nilai yang signifikan dibanding aset konvensional.

Mitos dan Fakta: Berapa Minimal Uang untuk Membeli Bitcoin?

Salah satu pertanyaan paling umum yang menghambat pemula adalah: Berapa minimal uang untuk membeli Bitcoin?

Banyak orang berpikir mereka harus membeli 1 keping Bitcoin utuh yang harganya bisa mencapai ratusan juta atau miliaran Rupiah. Ini adalah MITOS.

Faktanya, Bitcoin dapat dipecah hingga 8 desimal di belakang koma (satuan terkecil disebut Satoshi).

  • Apakah bisa investasi Bitcoin 100 ribu? Jawabannya: Sangat Bisa. Bahkan, di banyak exchange (bursa kripto) lokal yang terdaftar di Bappebti, Anda bisa mulai membeli Bitcoin mulai dari Rp10.000 atau Rp20.000 saja.

Ini berarti investasi Bitcoin sangat inklusif dan cocok untuk pelajar, mahasiswa, atau pekerja fresh graduate yang ingin menyisihkan sebagian kecil pendapatannya.

Cara Investasi Bitcoin untuk Pemula

Berikut adalah panduan langkah demi langkah cara investasi Bitcoin yang aman dan legal di Indonesia.

1. Pilih Bursa Kripto (Exchange) yang Legal

Langkah pertama dan terpenting adalah memilih platform. Jangan sembarangan mengunduh aplikasi. Pastikan Anda memilih Calon Pedagang Fisik Aset Kripto yang sudah terdaftar resmi di Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi).

Contoh platform populer di Indonesia: Pintu, Indodax, Tokocrypto, Reku, atau Ajaib Kripto. Platform legal menjamin keamanan dana dan data Anda.

2. Registrasi dan Verifikasi (KYC)

Setelah mengunduh aplikasi, Anda wajib melakukan pendaftaran.

  • Siapkan KTP dan email aktif.
  • Lakukan proses KYC (Know Your Customer). Anda akan diminta untuk memfoto KTP dan melakukan swafoto (selfie).
  • Proses ini biasanya memakan waktu dari beberapa menit hingga 1×24 jam. Ini adalah regulasi wajib untuk mencegah pencucian uang.

3. Deposit Dana (Rupiah)

Setelah akun diverifikasi, saatnya mengisi saldo.

  • Masuk ke menu “Deposit” atau “Dompet”.
  • Pilih metode pembayaran. Platform lokal sangat memudahkan pengguna dengan menyediakan opsi transfer Bank (Virtual Account) dan E-Wallet (OVO, GoPay, ShopeePay, Dana).
  • Masukkan jumlah deposit. Ingat, Anda bisa mulai dengan modal kecil seperti Rp50.000 atau Rp100.000.

4. Melakukan Pembelian Bitcoin

Sekarang Anda sudah memiliki saldo Rupiah (IDR) di akun Anda.

  • Cari aset “Bitcoin” atau ticker “BTC”.
  • Klik tombol “Beli” (Buy).
  • Masukkan nominal Rupiah yang ingin Anda belikan (misal: Rp100.000).
  • Aplikasi akan secara otomatis mengkalkulasi berapa banyak pecahan BTC yang akan Anda dapatkan sesuai harga pasar saat itu.
  • Konfirmasi pembelian, dan selamat! Anda resmi menjadi investor Bitcoin.

Cek Rincian Bunga: Cara Mendapatkan Pasif Income dari Bitcoin

Judul artikel ini menyebutkan tentang “Rincian Bunga”. Secara teknis, Bitcoin tidak memberikan bunga seperti deposito bank karena sistemnya bukan Proof-of-Stake. Namun, berkat inovasi platform pertukaran (exchange), Anda bisa mendapatkan imbal hasil (yield) yang mirip dengan bunga melalui fitur yang sering disebut Earn atau Staking (Lending).

Bagaimana cara kerjanya? Anda “mengunci” atau menyimpan aset Bitcoin Anda di platform tersebut, dan platform akan memberikan imbalan tahunan (APY – Annual Percentage Yield).

Berikut adalah simulasi/estimasi rincian bunga (APY) yang umum ditawarkan oleh platform kripto (angka dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar):

Tipe PenyimpananEstimasi Bunga (APY)Keterangan
Fleksibel (Flexible Earn)0.5% – 2% per tahunAset bisa ditarik kapan saja. Bunga dibayar harian/jam.
Terkunci (Locked 30 Hari)2% – 3.5% per tahunAset tidak bisa ditarik selama 30 hari. Bunga lebih tinggi.
Terkunci (Locked 90 Hari)3.5% – 5% per tahunCocok untuk long-term holder.

Ilustrasi Keuntungan:

Jika Anda memiliki Bitcoin senilai Rp10.000.000 dan menyimpannya di fitur Earn dengan bunga 4% per tahun, maka Anda akan mendapatkan tambahan Bitcoin senilai Rp400.000 per tahun (belum termasuk kenaikan harga Bitcoin itu sendiri). Ini adalah cara cerdas untuk menambah jumlah aset tanpa harus membeli lagi.

Strategi Investasi Bitcoin untuk Pemula

Memiliki akun saja tidak cukup. Anda memerlukan strategi agar tidak terjebak FOMO (Fear Of Missing Out) atau panik saat harga turun.

1. Dollar Cost Averaging (DCA)

Ini adalah strategi terbaik untuk modal kecil. Alih-alih membeli Rp1.000.000 sekaligus, Anda membaginya menjadi pembelian rutin.

  • Contoh: Beli Bitcoin rutin Rp100.000 setiap tanggal gajian, tidak peduli harganya sedang naik atau turun.
  • Manfaat: Menghindari risiko membeli di harga pucuk (tertinggi) dan meratakan harga pembelian rata-rata Anda dalam jangka panjang.

2. HODL (Hold On for Dear Life)

Istilah ini berarti menyimpan aset Anda dalam jangka panjang (di atas 1 tahun). Sejarah menunjukkan bahwa volatilitas Bitcoin biasanya mereda dan trennya naik jika ditarik dalam garis waktu tahunan. Jangan panik jual saat harga turun 10% dalam sehari.

3. Gunakan “Uang Dingin”

Prinsip paling krusial dalam cara investasi Bitcoin adalah hanya menggunakan uang yang Anda siap untuk kehilangan. Jangan gunakan uang sewa rumah, uang SPP anak, atau uang pinjaman (pinjol). Pasar kripto sangat fluktuatif.

Risiko yang Harus Diwaspadai

Investasi Bitcoin menawarkan potensi untung besar, tapi risikonya juga sepadan (High Risk, High Return).

  • Volatilitas Harga: Harga bisa naik 20% hari ini dan turun 30% besok. Mental yang kuat sangat dibutuhkan.
  • Keamanan Akun: Karena bersifat digital, risiko peretasan selalu ada. Selalu aktifkan 2FA (Two-Factor Authentication) menggunakan Google Authenticator, jangan hanya mengandalkan SMS.
  • Lupa Password/Seed Phrase: Jika Anda menyimpan Bitcoin di private wallet (dompet pribadi) dan lupa kode kuncinya, uang Anda bisa hilang selamanya. Tidak ada “Lupa Password” di sistem blockchain murni.

Kesimpulan

Memulai investasi di dunia kripto tidaklah serumit yang dibayangkan. Cara investasi Bitcoin kini telah berevolusi menjadi proses yang ramah pengguna, aman, dan sangat terjangkau. Anda tidak perlu menunggu menjadi kaya untuk membeli Bitcoin; sebaliknya, banyak orang membeli Bitcoin sebagai salah satu jalan untuk membangun kekayaan.

Poin utamanya adalah:

  1. Gunakan exchange lokal yang terdaftar di Bappebti.
  2. Mulai dengan modal kecil (bisa mulai Rp10.000 – Rp100.000).
  3. Manfaatkan fitur “Earn” untuk mendapatkan tambahan bunga/aset.
  4. Konsisten dengan strategi DCA.

Investasi adalah perjalanan maraton, bukan lari cepat. Mulailah hari ini dengan nominal yang membuat Anda nyaman, pelajari pasarnya, dan biarkan aset Anda bekerja untuk masa depan.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Investasi Bitcoin

Berikut adalah jawaban atas pertanyaan yang sering diajukan terkait investasi Bitcoin untuk pemula.

1. Apakah bisa investasi Bitcoin 100 ribu?

Sangat bisa. Hampir semua exchange di Indonesia mengizinkan pembelian mulai dari Rp10.000 hingga Rp20.000. Uang Rp100.000 adalah modal yang sangat cukup untuk memulai langkah pertama Anda dalam berinvestasi kripto menggunakan strategi DCA.

2. Berapa minimal uang untuk membeli Bitcoin?

Minimal pembelian bervariasi tergantung kebijakan masing-masing aplikasi exchange, namun rata-rata berkisar antara Rp10.000 hingga Rp50.000. Anda tidak perlu membeli 1 BTC utuh.

3. Apakah Bitcoin aman dan legal di Indonesia?

Bitcoin legal diperdagangkan sebagai komoditas di bursa berjangka di Indonesia di bawah pengawasan Bappebti. Namun, Bitcoin dilarang digunakan sebagai alat pembayaran (pengganti Rupiah) untuk transaksi jual beli barang/jasa secara langsung.

4. Kapan waktu terbaik membeli Bitcoin?

Sulit memprediksi waktu terbaik secara presisi. Namun, saat pasar sedang “merah” atau harga turun drastis (koreksi) sering dianggap sebagai waktu diskon untuk membeli. Strategi terbaik bagi pemula yang tidak bisa membaca grafik adalah mencicil rutin (DCA).

5. Bagaimana cara mencairkan Bitcoin ke Rupiah?

Caranya sangat mudah. Di aplikasi exchange Anda, pilih menu “Jual” pada aset Bitcoin. Setelah Bitcoin terjual, saldo akan masuk ke Dompet IDR (Rupiah) di aplikasi. Kemudian, pilih “Tarik Dana” (Withdraw) dan masukkan nomor rekening bank Anda. Dana biasanya masuk dalam hitungan menit.

Disclaimer: Artikel ini bertujuan untuk edukasi dan informasi, bukan merupakan saran finansial. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan Anda. Pelajari risiko sebelum berinvestasi.

The post Cara Investasi Bitcoin untuk Pemula dengan Modal Kecil appeared first on Rambay.id.

]]>