Proposal Archives - Rambay.id https://rambay.id/tag/proposal/ Berita Gaul Masa Kini Wed, 14 Jan 2026 15:14:01 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9 https://rambay.id/wp-content/uploads/2025/12/Screenshot_2025-12-09_161243-removebg-preview-150x150.png Proposal Archives - Rambay.id https://rambay.id/tag/proposal/ 32 32 Contoh Surat Pengaduan Nasabah ke OJK yang Benar dan Resmi https://rambay.id/contoh-surat-pengaduan-nasabah-ke-ojk-yang-benar-dan-resmi/ https://rambay.id/contoh-surat-pengaduan-nasabah-ke-ojk-yang-benar-dan-resmi/#respond Wed, 14 Jan 2026 15:13:55 +0000 https://rambay.id/?p=1573 Bingung cara lapor masalah keuangan? Simak Contoh Surat Pengaduan Nasabah ke OJK yang benar dan resmi. Dapatkan hak kembali dengan langkah yang tepat

The post Contoh Surat Pengaduan Nasabah ke OJK yang Benar dan Resmi appeared first on Rambay.id.

]]>
Rambay – Di era digital saat ini, interaksi masyarakat dengan sektor jasa keuangan semakin intens. Mulai dari menabung di bank, mengajukan pinjaman online (pinjol), berinvestasi saham, hingga membeli polis asuransi.

Namun, semakin tinggi aktivitas keuangan, semakin tinggi pula potensi sengketa atau masalah yang muncul antara nasabah (konsumen) dengan Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK).

Masalah seperti penagihan yang tidak etis, saldo rekening yang terpotong misterius, klaim asuransi yang ditolak tanpa alasan jelas, hingga penipuan investasi seringkali membuat nasabah merasa dirugikan.

Ketika jalan buntu ditemui saat komplain langsung ke perusahaan terkait, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hadir sebagai lembaga yang dapat memfasilitasi penyelesaian sengketa tersebut.

Kami akan membahas secara mendalam bagaimana cara menyusun surat pengaduan ke OJK yang efektif, lengkap dengan contoh template yang bisa Anda gunakan, serta prosedur yang harus dipatuhi agar laporan Anda segera ditindaklanjuti.

Mengapa Surat Pengaduan ke OJK Itu Penting?

Sebelum masuk ke contoh surat, penting untuk memahami urgensi dari tindakan ini. Mengirimkan surat pengaduan ke OJK bukan sekadar “curhat”, melainkan langkah hukum administratif untuk memperjuangkan hak konsumen.

Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 18/POJK.07/2018 tentang Layanan Pengaduan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan, OJK memiliki wewenang untuk memfasilitasi penyelesaian pengaduan yang tidak dapat diselesaikan.

Antara konsumen dan PUJK. Surat pengaduan yang Anda buat berfungsi sebagai dokumen legal dan bukti formal bahwa telah terjadi sengketa yang memerlukan intervensi regulator.

Fungsi Utama Surat Pengaduan:

  1. Bukti Tertulis: Menjadi rekam jejak masalah yang tidak bisa dibantah.
  2. Syarat Administrasi: Merupakan dokumen wajib untuk masuk ke tahap verifikasi OJK.
  3. Dasar Investigasi: Membantu analis OJK memahami kronologi dan duduk perkara dengan jelas.

Syarat Mutlak Sebelum Mengirim Surat ke OJK

Banyak nasabah yang pengaduannya ditolak atau dikembalikan oleh OJK. Mengapa? Karena mereka melewatkan langkah fundamental: Mekanisme Internal Dispute Resolution (IDR).

Sebelum Anda mengirimkan contoh surat pengaduan nasabah ke OJK di bawah ini, pastikan Anda telah memenuhi syarat berikut:

  1. Sudah Mengadu ke PUJK Terkait: Anda wajib menyampaikan komplain terlebih dahulu ke bank, leasing, asuransi, atau fintech terkait.
  2. Tidak Ada Kesepakatan: Anda sudah menerima jawaban dari PUJK namun tidak puas, atau PUJK tidak memberikan tanggapan sama sekali melewati batas waktu yang ditentukan (biasanya 20 hari kerja).
  3. Kerugian Finansial: Sengketa yang diadukan bersifat perdata dan menimbulkan kerugian finansial.
  4. Bukan Sengketa yang Sedang Diadili: Masalah tersebut tidak sedang diperiksa atau diputus oleh lembaga peradilan atau lembaga arbitrase lainnya.

Struktur Surat Pengaduan OJK yang Efektif

Agar surat Anda terlihat profesional dan mudah dipahami oleh petugas OJK, struktur penulisan harus rapi. Surat yang berantakan cenderung memperlambat proses verifikasi. Berikut adalah elemen yang wajib ada:

  1. Identitas Pengirim: Nama lengkap, alamat, nomor telepon/HP, dan email.
  2. Identitas Terlapor: Nama lengkap perusahaan (Bank X, Asuransi Y, Pinjol Z) dan kantor cabang mana (jika ada).
  3. Kronologi Kejadian: Ceritakan urutan waktu dengan jelas (tanggal, jam, nominal). Hindari bahasa emosional, gunakan bahasa fakta.
  4. Bukti Pendukung: Lampirkan fotokopi KTP, bukti transfer, tangkapan layar percakapan, nomor tiket pelaporan sebelumnya, dll.
  5. Tuntutan/Harapan: Apa solusi yang Anda inginkan? (Pengembalian dana, penghapusan denda, restrukturisasi, dll).

Kumpulan Contoh Surat Pengaduan Nasabah ke OJK

Berikut adalah beberapa template surat pengaduan yang bisa Anda modifikasi sesuai kebutuhan kasus Anda.

1. Contoh Surat Pengaduan Masalah Perbankan (Debit Misterius/Transfer Gagal)

Kasus ini sering terjadi di mana saldo terpotong tapi uang tidak keluar di ATM, atau transfer gagal namun saldo berkurang dan bank lambat merespons.

[KOP SURAT PRIBADI JIKA ADA, ATAU KOSONGKAN]

Perihal: Pengaduan Sengketa Transaksi dan Permohonan Fasilitasi Penyelesaian

Kepada Yth, Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Menara Radius Prawiro, Lantai 2 Kompleks Perkantoran Bank Indonesia Jl. M.H. Thamrin No. 2 Jakarta Pusat 10350

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Lengkap : [Nama Anda Sesuai KTP] No. KTP : [Nomor NIK] Alamat : [Alamat Lengkap Sesuai Domisili] No. Telepon/WA : [Nomor Aktif] Email : [Email Aktif] Nama Bank Terlapor : [Nama Bank, Misal: Bank ABC] No. Rekening : [Nomor Rekening Anda]

Melalui surat ini, saya bermaksud menyampaikan pengaduan terkait masalah transaksi perbankan yang belum terselesaikan dengan pihak [Nama Bank]. Adapun kronologi kejadian adalah sebagai berikut:

  1. Pada tanggal [Sebutkan Tanggal], pukul [Sebutkan Jam], saya melakukan penarikan tunai/transfer di ATM [Lokasi ATM] sebesar Rp[Nominal].
  2. Mesin ATM mengalami gangguan dan uang tidak keluar/transaksi dinyatakan gagal di layar.
  3. Namun, saya menerima notifikasi SMS Banking bahwa saldo saya telah terdebet sebesar Rp[Nominal].
  4. Saya telah melaporkan hal ini ke Call Center [Nama Bank] pada tanggal [Tanggal Lapor] dengan nomor tiket pelaporan [Nomor Tiket]. Pihak bank menjanjikan penyelesaian dalam 14 hari kerja.
  5. Hingga surat ini dibuat (lebih dari 20 hari kerja), dana saya belum dikembalikan dan tidak ada kejelasan informasi dari pihak bank meskipun saya sudah menagih berulang kali.

Sehubungan dengan hal tersebut, saya merasa dirugikan secara materiil dan imateriil. Saya memohon bantuan OJK untuk memfasilitasi penyelesaian masalah ini agar pihak [Nama Bank] segera mengembalikan dana hak saya sebesar Rp[Nominal].

Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan dokumen pendukung:

  1. Fotokopi KTP.
  2. Bukti Mutasi Rekening/Buku Tabungan.
  3. Tangkapan layar notifikasi SMS Banking.
  4. Bukti pelaporan ke [Nama Bank] (Nomor Tiket).

Demikian surat pengaduan ini saya sampaikan. Atas perhatian dan bantuan Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.

[Kota, Tanggal Bulan Tahun]

Hormat saya,

(Tanda Tangan)

[Nama Lengkap Anda]

2. Contoh Surat Pengaduan Masalah Asuransi (Klaim Ditolak)

Seringkali nasabah merasa dipersulit saat mengajukan klaim asuransi kesehatan atau kendaraan. Berikut formatnya.

Perihal: Pengaduan Penolakan Klaim Asuransi [Nama Asuransi]

Kepada Yth, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Up. Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen Di Jakarta

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini, selaku Pemegang Polis Asuransi [Nama Produk Asuransi]: Nama : [Nama Anda] No. Polis : [Nomor Polis] Jenis Asuransi : [Kesehatan/Jiwa/Kendaraan] Perusahaan Terlapor : [Nama Perusahaan Asuransi]

Bermaksud mengajukan pengaduan atas tindakan [Nama Perusahaan Asuransi] yang menolak klaim saya secara sepihak dan tidak sesuai dengan ketentuan polis. Berikut duduk perkaranya:

  1. Saya adalah nasabah aktif sejak tahun [Tahun] dan selalu membayar premi tepat waktu (bukti terlampir).
  2. Pada tanggal [Tanggal Kejadian], saya mengajukan klaim atas [Sebutkan alasan: Rawat Inap/Kecelakaan] dengan total biaya Rp[Nominal].
  3. Semua dokumen persyaratan klaim telah saya lengkapi dan diserahkan pada tanggal [Tanggal Penyerahan].
  4. Pada tanggal [Tanggal Surat Penolakan], saya menerima surat dari [Nama Perusahaan Asuransi] yang menyatakan klaim ditolak dengan alasan [Sebutkan Alasan Penolakan dari Asuransi, misal: Pre-existing condition].
  5. Saya keberatan karena alasan tersebut tidak berdasar. Dalam polis pasal [Sebutkan Pasal jika tahu], disebutkan bahwa kondisi tersebut ditanggung setelah masa tunggu 12 bulan, dan saya sudah menjadi nasabah selama 3 tahun.
  6. Saya telah mengajukan banding internal namun tetap ditolak tanpa penjelasan rinci.

Melalui surat ini, saya memohon OJK untuk meninjau kembali keputusan tersebut dan memediasi pertemuan antara saya dengan pihak asuransi agar klaim saya dapat dibayarkan sesuai hak saya dalam kontrak polis.

Terlampir saya sertakan:

  1. Fotokopi KTP dan Polis Asuransi.
  2. Bukti pembayaran premi terakhir.
  3. Dokumen medis/kwitansi rumah sakit.
  4. Surat penolakan klaim dari asuransi.
  5. Surat sanggahan/keberatan yang saya kirim ke asuransi.

Atas bantuannya, saya ucapkan terima kasih.

[Kota, Tanggal]

Hormat saya,

(Tanda Tangan)

[Nama Lengkap]

3. Contoh Surat Pengaduan Perilaku Debt Collector (Pinjol/Leasing)

Ini adalah format untuk melaporkan penagihan yang tidak sesuai etika (kasar, mengancam, menagih di luar kontak darurat).

Perihal: Laporan Pelanggaran Etika Penagihan [Nama Aplikasi/Perusahaan]

Kepada Yth, Satgas Waspada Investasi / OJK Di Jakarta

Dengan hormat,

Saya Nasabah dengan data: Nama : [Nama Anda] NIK : [Nomor KTP] Aplikasi/Perusahaan : [Nama Pinjol/Leasing]

Melaporkan adanya tindakan penagihan yang melanggar hukum dan Kode Etik Penagihan yang dilakukan oleh oknum Desk Collection/Field Collection dari perusahaan [Nama Perusahaan].

Kronologi kejadian:

  1. Saya memiliki keterlambatan pembayaran selama [Sebutkan durasi] dengan nominal tagihan Rp[Nominal]. Saya beritikad baik untuk membayar namun sedang mengalami kesulitan dana.
  2. Pada tanggal [Tanggal], penagih menghubungi saya melalui WhatsApp dengan kata-kata kasar, memaki, dan merendahkan martabat (bukti chat terlampir).
  3. Penagih juga melakukan teror dengan menghubungi kontak di luar Emergency Contact yang saya daftarkan, sehingga mencemarkan nama baik saya di tempat kerja/keluarga.
  4. Tindakan ini melanggar POJK tentang Perlindungan Konsumen yang melarang penagihan dengan cara mengancam atau mempermalukan.

Saya sudah mencoba menghubungi Customer Service [Nama Perusahaan] untuk komplain mengenai cara penagihan ini namun tidak ada perubahan.

Saya memohon OJK untuk menindak tegas [Nama Perusahaan] dan memberikan perlindungan kepada saya selaku konsumen.

Bukti terlampir:

  1. Tangkapan layar chat ancaman/makian.
  2. Rekaman suara (jika ada, disimpan dalam CD/Flashdisk atau link Google Drive).
  3. Bukti penagihan ke kontak darurat.

Demikian laporan ini saya buat dengan sebenar-benarnya.

[Kota, Tanggal]

Hormat saya,

(Tanda Tangan)

[Nama Lengkap]

Cara Mengirimkan Surat Pengaduan ke OJK

Setelah Anda membuat surat berdasarkan contoh di atas, ada beberapa cara untuk menyampaikannya ke OJK. Sangat disarankan untuk menggunakan metode daring (online) karena lebih cepat diproses dan mudah dipantau.

1. Melalui APPK (Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen) – Sangat Direkomendasikan

Ini adalah saluran utama yang didorong oleh OJK.

  • Kunjungi: https://kontak157.ojk.go.id/
  • Klik menu Pengaduan.
  • Buat akun atau login.
  • Isi formulir elektronik.
  • Unggah Surat: Di bagian lampiran, Anda bisa mengunggah file PDF dari surat pengaduan yang telah Anda buat di atas beserta bukti-buktinya.
  • Anda akan mendapatkan Nomor Layanan (Tiket) untuk memantau status secara real-time.

2. Melalui Email

Jika Anda kesulitan mengakses portal, Anda bisa mengirimkan scan surat yang sudah ditandatangani ke:

  • Email: konsumen@ojk.go.id
  • Subjek Email: Pengaduan – [Nama Bank/Instansi] – [Nama Anda]

3. Surat Menyurat (Pos)

Kirimkan surat fisik ke alamat: Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Menara Radius Prawiro, Lantai 2 Kompleks Perkantoran Bank Indonesia Jl. M.H. Thamrin No. 2 Jakarta Pusat 10350

4. Kontak 157

Untuk konsultasi awal sebelum mengirim surat, Anda bisa menelepon 157 atau WhatsApp ke 081-157-157-157.

Alur Penanganan Pengaduan di OJK

Agar Anda tidak bertanya-tanya “kapan masalah saya selesai?”, berikut adalah gambaran prosesnya:

  1. Verifikasi (T+3 Hari): OJK akan mengecek kelengkapan dokumen (KTP, Kronologi, Bukti, Pernyataan sudah lapor ke PUJK).
  2. Validasi: Jika lengkap, OJK akan menganalisis apakah kasus ini masuk ranah OJK dan ada indikasi pelanggaran.
  3. Fasilitasi/Penerusan:
    • OJK akan meneruskan pengaduan ke LAPS (Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa) jika diperlukan mediasi.
    • OJK akan meminta penjelasan resmi dari PUJK.
  4. Tindak Lanjut PUJK: Perusahaan jasa keuangan wajib merespons dan menyelesaikan pengaduan yang diteruskan OJK.
  5. Penyelesaian: Kasus ditutup jika sudah ada kesepakatan (Win-win solution).

Tips Agar Surat Pengaduan Cepat Direspon

Banyak surat menumpuk di meja OJK. Agar milik Anda menjadi prioritas, perhatikan hal ini:

  • Judul Spesifik: Jangan hanya tulis “Pengaduan”. Tulis “Pengaduan Penolakan Klaim Asuransi AX – No Polis 123”.
  • Lampiran Rapi: Namai file bukti dengan jelas (misal: Bukti_Transfer_1.jpg, KTP.jpg). Jangan kirim file acak.
  • Bahasa Objektif: Fokus pada fakta dan angka. Hindari terlalu banyak curhat perasaan yang tidak relevan dengan sengketa keuangan.
  • Cantumkan Nomor HP Aktif: OJK sering mengkonfirmasi via telepon. Pastikan nomor yang dicantumkan selalu aktif.

Kesimpulan

Menghadapi sengketa dengan lembaga keuangan raksasa memang bisa mengintimidasi, namun Anda tidak sendirian. OJK telah menyediakan instrumen hukum dan saluran pengaduan untuk melindungi konsumen. Kunci keberhasilan pengaduan terletak pada kelengkapan dokumen dan prosedur yang benar.

Dengan menggunakan contoh surat pengaduan nasabah ke OJK di atas, Anda telah mengambil langkah formal yang kuat untuk menuntut hak Anda. Ingat, jangan langsung lapor ke OJK sebelum mencoba menyelesaikan masalah.

Dengan pihak bank/perusahaan terkait (Internal Dispute Resolution). Gunakan surat ini secara bijak, sampaikan fakta dengan jujur, dan pantau terus perkembangannya melalui kontak 157.

Melindungi aset dan hak finansial Anda adalah prioritas. Jangan ragu untuk bertindak jika Anda merasa dirugikan oleh praktik lembaga jasa keuangan yang tidak sesuai aturan.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Apakah mengadu ke OJK dipungut biaya?

Tidak. Seluruh proses layanan pengaduan konsumen di OJK, mulai dari pelaporan hingga fasilitasi, adalah gratis (tidak dipungut biaya sepeser pun).

2. Berapa lama proses pengaduan di OJK?

Proses verifikasi awal membutuhkan waktu sekitar 20 hari kerja. Namun, penyelesaian sengketa secara keseluruhan bisa memakan waktu 30 hingga 90 hari tergantung kompleksitas masalah dan kooperatifnya pihak terlapor.

3. Apakah saya bisa melaporkan Pinjol Ilegal ke OJK menggunakan surat ini?

Untuk Pinjol Ilegal (yang tidak terdaftar di OJK), wewenang penindakan ada di Satgas Waspada Investasi (SWI) dan Kepolisian. OJK hanya mengawasi Pinjol Legal (Berizin/Terdaftar).

Namun, Anda tetap bisa melapor ke OJK (via email waspadainvestasi@ojk.go.id) untuk tujuan pemblokiran aplikasi, tetapi penyelesaian dana biasanya sulit karena entitasnya tidak berizin.

4. Apa yang terjadi jika Bank/PUJK tetap tidak mau bayar meski sudah dilapor ke OJK?

Jika proses fasilitasi di OJK tidak mencapai kesepakatan (deadlock), OJK biasanya akan menyarankan nasabah untuk melanjutkan sengketa ke LAPS SJK (Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan) atau melalui jalur hukum perdata (Pengadilan Negeri).

5. Bisakah saya mewakilkan pengaduan orang tua atau saudara?

Bisa, namun harus melampirkan Surat Kuasa bermaterai Rp10.000 yang ditandatangani oleh pemberi kuasa (korban) dan penerima kuasa, serta melampirkan KTP keduanya.

The post Contoh Surat Pengaduan Nasabah ke OJK yang Benar dan Resmi appeared first on Rambay.id.

]]>
https://rambay.id/contoh-surat-pengaduan-nasabah-ke-ojk-yang-benar-dan-resmi/feed/ 0
Contoh Proposal PKM-KC 2026 Lengkap dan Terbaru, Siap Lolos Pendanaan https://rambay.id/contoh-proposal-pkm-kc-2026-lengkap-dan-terbaru-siap-lolos-pendanaan/ https://rambay.id/contoh-proposal-pkm-kc-2026-lengkap-dan-terbaru-siap-lolos-pendanaan/#respond Sun, 11 Jan 2026 08:48:47 +0000 https://rambay.id/?p=1373 Ingin lolos PIMNAS? Simak contoh proposal PKM-KC 2026 lengkap, struktur bab, dan tips penyusunan anggaran yang efektif untuk mahasiswa inovatif disini

The post Contoh Proposal PKM-KC 2026 Lengkap dan Terbaru, Siap Lolos Pendanaan appeared first on Rambay.id.

]]>
Rambay.id – Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) adalah ajang bergengsi bagi mahasiswa seluruh Indonesia untuk menyalurkan ide inovatifnya. Salah satu bidang yang paling diminati dan menantang adalah PKM-KC (Karsa Cipta).

Memasuki tahun 2026, persaingan untuk mendapatkan pendanaan dan tiket menuju Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) semakin ketat.

Kuncinya tidak hanya pada ide yang brilian, tetapi juga pada bagaimana ide tersebut dituangkan dalam proposal yang terstruktur, logis, dan memenuhi kaidah administratif.

Banyak mahasiswa yang memiliki ide luar biasa namun gagal di tahap seleksi administrasi karena proposal yang kurang matang atau tidak sesuai pedoman.

Kami akan membantu bagaimana menyusun proposal PKM-KC yang “menjual” dan solutif. Kami akan memberikan contoh kerangka berpikir, struktur penulisan, hingga simulasi isi proposal yang relevan dengan perkembangan teknologi terkini.

Apa Itu PKM-KC?

Sebelum masuk ke contoh proposal, penting untuk memahami esensi dari PKM-KC. PKM Karsa Cipta (PKM-KC) adalah program penciptaan yang didasari atas karsa dan nalar mahasiswa, bersifat konstruktif serta menghasilkan suatu sistem, desain, model/barang atau prototipe dan sejenisnya.

Karya cipta yang dihasilkan bisa berupa karya orisinal atau modifikasi. Kunci utama dari PKM-KC adalah fungsionalitas. Produk yang Anda buat tidak harus sudah siap diproduksi massal.

Seperti PKM-Kewirausahaan atau memecahkan masalah mitra spesifik (seperti PKM-Penerapan Iptek), namun harus berupa purwarupa (prototype) yang bekerja sesuai prinsip ilmiah.

Perbedaan PKM-KC dengan Bidang Lain

  • PKM-KC: Fokus pada prototyping dan fungsi teknis (membuat alat baru).
  • PKM-T (Penerapan Iptek): Fokus pada solusi teknologi untuk mitra profit/non-profit yang sudah ada.
  • PKM-RE (Riset Eksakta): Fokus pada pengujian hipotesis dan penemuan hubungan sebab-akibat di laboratorium.

Struktur Proposal PKM-KC 2026 yang Benar

Berdasarkan pedoman umum Simbelmawa yang terus diperbarui, struktur proposal adalah “wajah” pertama yang dinilai oleh reviewer. Berikut adalah struktur standar yang wajib Anda ikuti:

1. Daftar Isi

Pastikan penomoran halaman otomatis dan rapi.

2. Bab 1: Pendahuluan

Ini adalah bagian krusial. Anda harus menjawab:

  • Latar Belakang: Mengapa alat ini perlu diciptakan? Data apa yang mendukung urgensinya?
  • Rumusan Masalah: Masalah spesifik apa yang ingin diselesaikan?
  • Tujuan: Apa output teknis dari alat ini?
  • Luaran yang Diharapkan: Laporan kemajuan, laporan akhir, artikel ilmiah, dan prototipe fisik.
  • Manfaat: Siapa yang diuntungkan jika alat ini berhasil dibuat?

3. Bab 2: Tinjauan Pustaka

Bagian ini menunjukkan bahwa ide Anda memiliki dasar ilmiah.

  • Teori pendukung cara kerja alat.
  • Kajian produk serupa yang sudah ada (tunjukkan perbedaannya/kebaruan alat Anda).

4. Bab 3: Tahap Pelaksanaan

Jelaskan roadmap pembuatan alat. Mulai dari desain, pembelian bahan, perakitan, pengujian fungsional, hingga evaluasi. Gunakan diagram alir (flowchart) untuk memudahkan pembacaan.

5. Bab 4: Biaya dan Jadwal Kegiatan

  • Anggaran Biaya: Harus rasional. Hindari mark-up harga yang tidak masuk akal. Rekomendasi 2026 biasanya berkisar antara Rp 6.000.000 hingga Rp 10.000.000 (cek pedoman terbaru tahun berjalan).
  • Jadwal Kegiatan: Dibuat dalam format Bar Chart selama 3-4 bulan pelaksanaan.

Contoh Proposal PKM-KC: “SMART-HELM” (Studi Kasus)

Untuk memudahkan pemahaman, mari kita buat simulasi contoh proposal PKM-KC dengan tema keselamatan berkendara berbasis IoT (Internet of Things). Tema ini dipilih karena relevan dengan isu kecelakaan lalu lintas yang tinggi.

Judul Proposal:

SMART-HELM: Helm Cerdas Pendeteksi Kantuk Berbasis Internet of Things (IoT) dan Pulse Sensor Terintegrasi Aplikasi Mobile untuk Meminimalisir Kecelakaan Lalu Lintas

A. Latar Belakang Masalah (Cuplikan)

Kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih menjadi pembunuh nomor tiga terbesar. Data Korlantas Polri tahun 2024 menunjukkan 61% kecelakaan disebabkan oleh faktor manusia, di mana kondisi mengantuk (microsleep) menjadi penyumbang utama pada pengendara motor.

Solusi yang ada saat ini umumnya berupa peringatan pada mobil mewah, sementara pengendara motor yang merupakan mayoritas pengguna jalan belum memiliki sistem proteksi dini yang terjangkau.

Oleh karena itu, diperlukan sebuah inovasi berupa helm yang mampu mendeteksi tanda-tanda vital kantuk (seperti penurunan detak jantung dan kemiringan kepala) dan memberikan peringatan dini.

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana merancang sistem sensor detak jantung (pulse sensor) yang akurat di dalam helm tanpa mengganggu kenyamanan pengguna?
  2. Bagaimana mengintegrasikan sistem peringatan suara dan getar pada helm saat indikasi kantuk terdeteksi?

C. Tujuan Program

Menciptakan prototipe “SMART-HELM” yang berfungsi mendeteksi kondisi kantuk pengendara motor secara real-time dan memberikan peringatan dini untuk mencegah kecelakaan.

D. Tinjauan Pustaka (Poin Penting)

  • Fisiologi Kantuk: Menjelaskan bahwa saat mengantuk, detak jantung manusia cenderung menurun di bawah 60 BPM (Bradycardia).
  • Komponen: Arduino Nano (mikrokontroler), Pulse Sensor, Modul Getar, dan Gyroscope (untuk mendeteksi kepala yang tertunduk tiba-tiba).
  • Studi Terdahulu: Menyebutkan penelitian sebelumnya yang menggunakan sensor kedipan mata (kamera), namun dianggap kurang efektif untuk helm karena faktor pencahayaan dan guncangan.

E. Metode Pelaksanaan

  1. Studi Literatur: Mengumpulkan data teknis komponen.
  2. Perancangan Desain: Membuat desain 3D peletakan sensor di busa helm.
  3. Perakitan Perangkat Keras: Menghubungkan sensor ke mikrokontroler.
  4. Pemrograman (Coding): Menanamkan logika algoritma (Jika detak jantung < X dan kemiringan > Y, maka Alarm ON).
  5. Pengujian Fungsional: Menguji alat pada subjek dalam kondisi istirahat dan aktivitas.

Tips Menulis Judul PKM-KC yang “Catchy” dan Lolos Seleksi

Judul adalah gerbang utama proposal Anda. Judul yang membosankan seringkali membuat reviewer kurang antusias.

  1. Gunakan Akronim Unik:Buat nama alat yang mudah diingat.
    • Buruk: Alat Pengering Gabah Otomatis.
    • Baik: “TURBO-DRY: Inovasi Pengering Gabah Hibrida Berbasis Microcontroller…”
  2. Spesifik dan Futuristik:Gunakan kata kunci teknologi terkini seperti Artificial Intelligence, Machine Learning, Bioplastik, atau Renewable Energy.
  3. Maksimal 20 Kata:Jangan terlalu panjang. Padat, singkat, dan jelas menggambarkan fungsi alat.

Rincian Anggaran Biaya (Penting!)

Salah satu alasan proposal ditolak adalah anggaran yang tidak wajar (terlalu besar atau terlalu kecil) dan item belanja yang dilarang.

Format Rekomendasi Anggaran PKM-KC:

NoJenis PengeluaranPersentase WajarContoh Item
1Bahan Habis Pakai60-70%Sensor, mikrokontroler, filamen 3D print, bahan kimia, baterai.
2Sewa dan Jasa15-20%Sewa alat lab, jasa laser cutting, jasa 3D printing.
3Perjalanan10-15%Transportasi pembelian bahan atau survei (dalam kota).
4Lain-lain5-10%Administrasi, publikasi, biaya materai.

Yang Dilarang (WARNING):

  • Membeli Laptop, Printer, atau Kamera.
  • Honorarium (Gaji) untuk tim atau dosen pembimbing.
  • Biaya penyusunan proposal (kertas, jilid proposal).
  • Perjalanan seminar luar kota (kecuali nanti lolos PIMNAS).

Strategi Mencari Ide PKM-KC yang “Out of The Box”

Jika Anda masih bingung mencari ide, gunakan metode SCAMPER:

  1. Substitute (Ganti): Ganti material alat yang sudah ada dengan bahan yang lebih ramah lingkungan. Contoh: Casing drone dari limbah kulit singkong.
  2. Combine (Gabung): Gabungkan dua fungsi alat menjadi satu. Contoh: Tongkat tunanetra yang digabung dengan pendeteksi genangan air.
  3. Adapt (Adaptasi): Adaptasi teknologi industri besar untuk skala rumah tangga. Contoh: Teknologi pengolahan limbah pabrik disederhanakan untuk limbah dapur.
  4. Modify (Modifikasi): Ubah bentuk atau ukuran. Contoh: Alat panen sawit yang biasanya berat dibuat portable.
  5. Put to another use (Fungsi Lain): Gunakan teknologi drone bukan untuk memotret, tapi untuk menebar benih padi.

Kesalahan Fatal yang Sering Dilakukan Mahasiswa

Agar proposal Anda tidak langsung masuk “kotak sampah”, hindari hal berikut:

  1. Salah Kamar (Salah Skema):Ide Anda adalah membuat aplikasi marketplace jasa. Ini seharusnya masuk PKM-K (Kewirausahaan) atau PKM-KI (Karya Inovatif), bukan PKM-KC. Ingat, KC fokus pada proof of concept sebuah alat/sistem teknis.
  2. Format Tidak Sesuai Pedoman:Margin kertas, jenis font, spasi, dan penomoran halaman harus persis sesuai buku pedoman tahun berjalan. Reviewer sangat ketat pada aspek ini.
  3. Ide Sudah Usang:Membuat “Powerbank Tenaga Surya” atau “Tempat Sampah Otomatis Biasa” sudah terlalu sering diajukan. Cari kebaruan (novelty).
  4. Tidak Realistis:Menjanjikan alat yang terlalu canggih (misal: mesin waktu atau reaktor nuklir mini) dengan budget Rp 8 juta adalah mustahil.

Kesimpulan

Menyusun proposal PKM-KC 2026 membutuhkan kombinasi antara kreativitas, ketelitian administratif, dan pemahaman teknis yang kuat. Contoh Proposal PKM-KC yang baik tidak hanya menampilkan ide yang futuristik, tetapi juga realistis untuk dikerjakan oleh mahasiswa dalam kurun waktu 3-4 bulan.

Fokuslah pada masalah nyata yang ada di sekitar Anda, lalu cari solusi teknologinya. Pastikan Anda mengikuti format penulisan dari buku pedoman Simbelmawa terbaru secara disiplin.

Dengan persiapan yang matang, riset awal yang kuat, dan penyusunan anggaran yang bijak, peluang proposal Anda untuk didanai dan melaju ke PIMNAS akan terbuka lebar. Mulailah menulis sekarang, dan jadilah inovator muda Indonesia!

FAQ (Pertanyaan Umum Seputar Proposal PKM-KC)

1. Apakah PKM-KC harus berupa alat fisik (hardware)?

Tidak selalu. PKM-KC bisa berupa perangkat lunak (software), aplikasi, atau sistem, asalkan memiliki algoritma yang kompleks dan menawarkan solusi baru (konstruktif). Namun, kombinasi hardware dan software (IoT) biasanya memiliki nilai tambah.

2. Berapa jumlah anggota tim yang ideal untuk PKM-KC?

Biasanya terdiri dari 3-5 orang mahasiswa. Disarankan berasal dari lintas angkatan atau lintas jurusan yang relevan (misal: Mahasiswa Teknik Mesin berkolaborasi dengan Teknik Informatika) untuk melengkapi keahlian.

3. Apakah boleh mengajukan ide yang sudah pernah ada di YouTube/Internet?

Boleh, TAPI Anda harus melakukan modifikasi signifikan. Anda tidak boleh menjiplak (plagiat). Anda harus bisa menjelaskan di proposal apa letak perbedaan (kebaruan) alat Anda dibanding yang sudah ada (lebih murah, lebih akurat, atau lebih hemat energi).

4. Bagaimana jika alat gagal berfungsi saat monitoring evaluasi (Monev)?

Di PKM-KC, kegagalan fungsi masih bisa ditoleransi asalkan proses ilmiahnya benar. Anda harus mampu menjelaskan mengapa itu gagal dan memberikan analisis troubleshooting. Yang dinilai adalah proses berpikir ilmiah (“Karsa” dan “Nalar”), bukan sekadar barang jadi.

5. Kapan pedoman PKM 2026 biasanya rilis?

Pedoman resmi dari Kemendikbud Ristek (Simbelmawa) biasanya rilis di akhir tahun sebelumnya atau awal tahun berjalan (Desember – Februari). Selalu pantau situs resmi Simbelmawa.

The post Contoh Proposal PKM-KC 2026 Lengkap dan Terbaru, Siap Lolos Pendanaan appeared first on Rambay.id.

]]>
https://rambay.id/contoh-proposal-pkm-kc-2026-lengkap-dan-terbaru-siap-lolos-pendanaan/feed/ 0
Contoh Proposal Pengajuan Dana Kegiatan, Usaha, dan Organisasi https://rambay.id/contoh-proposal-pengajuan-dana-kegiatan-usaha-dan-organisasi/ https://rambay.id/contoh-proposal-pengajuan-dana-kegiatan-usaha-dan-organisasi/#respond Sun, 11 Jan 2026 08:03:32 +0000 https://rambay.id/?p=1367 Butuh dana untuk acara atau bisnis? Temukan panduan lengkap dan contoh proposal pengajuan dana kegiatan, usaha, dan organisasi yang efektif serta tips agar disetujui

The post Contoh Proposal Pengajuan Dana Kegiatan, Usaha, dan Organisasi appeared first on Rambay.id.

]]>
Rambay.id – Membuat sebuah acara besar, merintis usaha baru, atau menjalankan program organisasi sering kali terbentur pada satu masalah klasik: keterbatasan dana. Di sinilah peran vital dari sebuah proposal pengajuan dana.

Dokumen ini bukan sekadar tumpukan kertas berisi tulisan, melainkan “alat diplomasi” tertulis yang menjembatani visi Anda dengan calon donatur, sponsor, atau investor.

Banyak ide brilian gagal dieksekusi bukan karena idenya yang buruk, melainkan karena penyampaian proposal yang kurang meyakinkan, struktur yang berantakan, atau rincian anggaran yang tidak masuk akal.

Kami telah merangkum seluruh informasi dan menyusun proposal yang profesional, kredibel, dan tentu saja, memiliki peluang tinggi untuk disetujui.

Simak pembahasan mendalam mengenai struktur, strategi, hingga contoh konkret proposal pengajuan dana di bawah ini.

Mengapa Proposal Pengajuan Dana Itu Penting?

Sebelum masuk ke teknis penulisan, penting untuk memahami mindset di balik pembuatan proposal. Mengapa Anda harus bersusah payah membuatnya?

  1. Bukti Profesionalisme: Proposal yang rapi menunjukkan bahwa Anda serius dan terorganisir. Ini membangun kepercayaan awal (trust) di mata calon pemberi dana.
  2. Transparansi Anggaran: Proposal menjelaskan secara rinci ke mana uang akan mengalir. Donatur ingin tahu bahwa uang mereka digunakan secara efektif, bukan dihamburkan.
  3. Alat Pengendali (Control): Bagi panitia atau pengusaha, proposal berfungsi sebagai acuan kerja agar pelaksanaan kegiatan atau bisnis tidak melenceng dari rencana awal.
  4. Kejelasan Timbal Balik: Khusus untuk sponsorship, proposal menjabarkan keuntungan apa yang akan didapat oleh sponsor (misalnya: pemasangan logo, ad-lips, atau booth).

Struktur dan Sistematika Proposal Pengajuan Dana yang Benar

Sebuah proposal yang baik harus memiliki alur logis. Pembaca (calon donatur) harus dibimbing dari memahami masalah, melihat solusi yang Anda tawarkan, hingga menyetujui biaya yang dibutuhkan. Berikut adalah struktur standar yang wajib ada:

1. Halaman Judul (Cover)

Kesan pertama sangat menentukan. Halaman judul harus memuat:

  • Nama Kegiatan/Usaha.
  • Logo instansi/organisasi/kepanitiaan.
  • Waktu dan tempat pelaksanaan.
  • Tahun pembuatan proposal.
  • Desain yang menarik namun tetap formal.

2. Latar Belakang (Pendahuluan)

Bagian ini menjawab pertanyaan “MENGAPA”. Jelaskan alasan logis yang mendasari kegiatan atau usaha tersebut. Gunakan data atau fakta terkini untuk memperkuat argumen.

  • Contoh: Jika Anda membuat seminar literasi digital, sertakan data rendahnya literasi digital di Indonesia.

3. Nama dan Tema Kegiatan

Sebutkan nama kegiatan secara spesifik. Jika ada tema khusus, jelaskan maknanya.

4. Tujuan dan Manfaat

  • Tujuan: Apa yang ingin dicapai secara spesifik? (Contoh: Mengedukasi 100 pemuda desa).
  • Manfaat: Apa dampak positifnya bagi peserta, masyarakat, dan bagi donatur/sponsor itu sendiri?

5. Sasaran Peserta / Target Market

Siapa yang akan terlibat? Jelaskan demografinya (usia, profesi, lokasi). Bagi sponsor, ini penting untuk melihat apakah target audiens acara Anda sesuai dengan target pasar produk mereka.

6. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Jadwal harus jelas. Jika kegiatan berlangsung beberapa hari, lampirkan rundown acara secara terpisah atau dalam tabel sederhana.

7. Susunan Panitia

Cantumkan struktur organisasi pelaksana. Ini menunjukkan bahwa Anda memiliki tim yang siap bekerja (Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan Seksi-seksi).

8. Rencana Anggaran Biaya (RAB)

Ini adalah bagian yang paling teliti dibaca oleh donatur. RAB harus:

  • Realistis: Tidak di-mark up secara berlebihan.
  • Rinci: Bagi menjadi pos-pos pengeluaran (Kesekretariatan, Konsumsi, Perlengkapan, Sewa Tempat, Honor Pembicara, dll).
  • Jelas Sumber Dananya: Berapa kas yang sudah ada, dan berapa kekurangan yang diajukan.

9. Penutup

Berisi kalimat harapan agar permohonan dikabulkan, serta ucapan terima kasih. Jangan lupa sertakan tanda tangan Ketua Panitia/Pelaksana, Sekretaris, dan Mengetahui Pimpinan Instansi (jika ada).

Contoh Proposal Pengajuan Dana Kegiatan (Event)

Berikut adalah contoh kerangka isi untuk kegiatan kemasyarakatan, seperti perayaan HUT RI atau kegiatan kampus.

Judul: Proposal Kegiatan Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI ke-XX di Desa Sukamaju

I. Pendahuluan Kemerdekaan adalah momen persatuan. Di Desa Sukamaju, semangat gotong royong perlu terus dipupuk. Namun, pasca-pandemi, interaksi sosial antarwarga sedikit berkurang. Oleh karena itu, Karang Taruna Desa Sukamaju berinisiatif menggelar Pesta Rakyat untuk merekatkan kembali tali silaturahmi.

II. Tujuan Kegiatan

  1. Mempererat tali persaudaraan antarwarga Desa Sukamaju.
  2. Menumbuhkan semangat nasionalisme pada generasi muda.
  3. Memberikan hiburan positif bagi masyarakat.

III. Bentuk Kegiatan

  1. Lomba anak-anak (makan kerupuk, balap karung).
  2. Lomba kebersihan lingkungan RT.
  3. Pentas Seni dan Bazar UMKM Desa.

IV. Rencana Anggaran (Ringkasan)

  • Perlengkapan & Panggung: Rp 5.000.000
  • Konsumsi (Panitia & Tamu): Rp 3.000.000
  • Hadiah Lomba: Rp 2.500.000
  • Administrasi & Dekorasi: Rp 1.500.000
  • Total Kebutuhan: Rp 12.000.000
  • Dana Kas Tersedia: Rp 2.000.000
  • Total Dana yang Diajukan: Rp 10.000.000

V. Penawaran Sponsorship Kami menawarkan kontraprestasi berupa pemasangan logo perusahaan Bapak/Ibu pada spanduk utama, umbul-umbul, dan penyebutan nama sponsor oleh MC selama acara berlangsung.

Contoh Proposal Pengajuan Dana Usaha (Bisnis/UMKM)

Untuk proposal bisnis, fokus utamanya adalah potensi keuntungan (profitabilitas) dan keberlanjutan usaha. Investor tidak menyumbang, mereka berinvestasi.

Judul: Proposal Pengembangan Usaha Kuliner “Kopi Senja & Roti Bakar”

I. Ringkasan Eksekutif “Kopi Senja & Roti Bakar” adalah kedai kopi berkonsep vintage yang menyasar mahasiswa dan pekerja muda. Berdiri sejak 2023, kami telah memiliki omzet stabil Rp 15 juta/bulan. Kami mengajukan dana investasi untuk pembukaan cabang kedua di area kampus universitas ternama.

II. Analisis Pasar Berdasarkan survei, area target (Kampus B) memiliki 10.000 mahasiswa aktif namun hanya memiliki 3 kedai kopi dengan kapasitas terbatas. Permintaan akan tempat nongkrong yang terjangkau dan memiliki wifi cepat sangat tinggi.

III. Strategi Pemasaran

  1. Promosi media sosial (TikTok & Instagram Ads).
  2. Paket hemat mahasiswa (Kopi + Roti = Rp 20.000).
  3. Kolaborasi dengan organisasi mahasiswa.

IV. Proyeksi Keuangan (Funding Request) Kami membutuhkan dana sebesar Rp 50.000.000 dengan alokasi:

  1. Sewa Ruko 1 Tahun: Rp 25.000.000
  2. Renovasi & Interior: Rp 10.000.000
  3. Peralatan Kopi & Dapur: Rp 10.000.000
  4. Modal Kerja Awal: Rp 5.000.000

V. Penawaran Bagi Hasil Kami menawarkan sistem bagi hasil sebesar 20% dari laba bersih bulanan selama kontrak kerja sama 2 tahun, atau hingga modal investor kembali 120%.

Contoh Proposal Pengajuan Dana Organisasi (Sosial/Bantuan)

Proposal ini biasanya ditujukan ke instansi pemerintah (Hibah) atau CSR Perusahaan. Fokusnya adalah dampak sosial.

Judul: Proposal Pengadaan Sarana Air Bersih Dusun Mekar Sari

I. Latar Belakang Masalah Dusun Mekar Sari mengalami kesulitan air bersih setiap musim kemarau. Warga harus berjalan 3 km untuk mendapatkan air. Hal ini berdampak pada kesehatan dan sanitasi warga, terutama balita yang rentan terkena penyakit kulit dan diare.

II. Solusi yang Ditawarkan Pembangunan sumur bor dalam (artesis) dan instalasi pipanisasi ke 50 rumah warga.

III. Penerima Manfaat Sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 200 jiwa di Dusun Mekar Sari.

IV. Rincian Biaya Total biaya yang dibutuhkan untuk pengeboran, pembelian pompa air, toren penampungan, dan pipa paralon adalah Rp 35.000.000.

V. Penutup Besar harapan kami agar Bapak/Ibu dapat membantu mewujudkan akses air bersih yang layak bagi warga kami.

Tips Agar Proposal Disetujui Donatur atau Investor

Memiliki contoh proposal saja tidak cukup. Anda perlu strategi agar proposal tersebut “gol”. Berikut tips jitunya:

  1. Lakukan Riset Donatur: Jangan menyebar proposal secara acak (spamming). Sesuaikan proposal dengan visi misi calon donatur. Contoh: Jangan ajukan proposal acara musik rock ke perusahaan produk kesehatan lansia.
  2. Buat Ringkasan Eksekutif yang Kuat: Investor sibuk seringkali hanya membaca halaman pertama. Pastikan paragraf pembuka Anda memikat.
  3. Visual yang Menarik: Gunakan grafik, diagram, atau foto kegiatan sebelumnya. Proposal yang penuh teks membosankan.
  4. Sertakan Kontak yang Mudah Dihubungi: Pastikan nomor HP/WhatsApp dan Email yang tercantum selalu aktif. Respons cepat adalah kunci.
  5. Follow-Up yang Sopan: Jangan diam saja setelah mengirim. Hubungi seminggu kemudian untuk menanyakan status proposal Anda dengan bahasa yang santun.

Kesimpulan

Proposal pengajuan dana adalah jembatan vital antara ide brilian Anda dengan sumber daya yang dibutuhkan untuk mewujudkannya. Baik itu untuk kegiatan acara, pengembangan bisnis UMKM, maupun program sosial organisasi, kuncinya terletak pada kejelasan struktur, realitas anggaran, dan penyampaian nilai manfaat.

Dengan menggunakan panduan dan contoh proposal pengajuan dana di atas, Anda kini memiliki kerangka kerja yang solid. Ingatlah bahwa donatur atau investor tidak hanya “membeli” ide Anda.

Tetapi mereka “membeli” kepercayaan bahwa Anda mampu mengeksekusi ide tersebut dengan baik. Susunlah proposal Anda dengan teliti, jujur, dan profesional.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apakah proposal pengajuan dana harus dijilid hard cover?

Tidak selalu. Untuk proposal kegiatan mahasiswa atau RT/RW, jilid soft cover dengan plastik mika sudah cukup rapi. Namun, untuk proposal bisnis ke investor besar atau instansi pemerintah, hard cover atau penjilidan profesional.

Sangat disarankan untuk menambah nilai estetika dan profesionalisme. Saat ini, proposal dalam bentuk digital (PDF) juga makin umum diterima.

2. Berapa lama waktu ideal mengirim proposal sebelum acara?

Waktu ideal adalah 1 hingga 3 bulan sebelum acara dilaksanakan. Instansi atau perusahaan besar membutuhkan waktu untuk proses birokrasi, review anggaran, dan persetujuan manajemen. Mengirim proposal mendadak (H-1 minggu) hampir pasti akan ditolak.

3. Bagaimana cara menghitung RAB agar tidak rugi tapi tetap logis?

Lakukan riset harga pasar terkini. Jangan menebak-nebak harga sewa tenda atau harga konsumsi. Mintalah penawaran (quotation) dari beberapa vendor, lalu ambil harga rata-rata atau harga vendor terpilih, dan tambahkan dana tak terduga (kontingensi) sekitar 10% dari total anggaran untuk menutupi kenaikan harga mendadak.

4. Bolehkah satu proposal diajukan ke banyak perusahaan?

Boleh, namun hindari mengirim proposal yang sama persis (copy-paste). Sesuaikan bagian “Penawaran Sponsorship” dengan profil perusahaan yang dituju. Jika Anda mengajukan ke pesaing (misal: dua brand minuman berbeda), pastikan Anda bisa mengatur eksklusivitas jika salah satu meminta menjadi sponsor tunggal.

5. Apa yang harus dilakukan jika proposal ditolak?

Jangan putus asa. Tanyakan alasan penolakan secara sopan sebagai bahan evaluasi. Bisa jadi karena anggaran mereka sudah habis, tema tidak sesuai, atau proposal Anda kurang meyakinkan. Perbaiki untuk pengajuan berikutnya atau cari target donatur lain yang lebih relevan.

The post Contoh Proposal Pengajuan Dana Kegiatan, Usaha, dan Organisasi appeared first on Rambay.id.

]]>
https://rambay.id/contoh-proposal-pengajuan-dana-kegiatan-usaha-dan-organisasi/feed/ 0